Badan Sertifikasi ISO

Badan Sertifikasi ISO

Lembaga Sertifikasi ISO

Kami adalah Salah satu Badan Sertifikasi ISO di Indonesia. kami termasuk perusahaan yang mempunyai izin dalam mengeluarkan dan menerbitkan Sertifikasi ISO, Beberapa Sertifikasi ISO yang kami keluarkan adalah Sertifikasi ISO 9001, Sertifikasi ISO 14001, Sertifikasi ISO 45001, Sertifikasi OHSAS 18001, Sertifikasi ISO 27001, Sertifikasi ISO HACCP, Sertifikasi ISO 22000sertifikasi HACCP, sertifikasi GMP dan masih banyak lagi dengan pelayanan yang baik dan harga yang sangat terjangkau. 

Kami juga merupakan salah satu Badan Sertifikasi ISO Terbaik yang telah ada di indonesia.

Banyak pertanyaan yang disampaikan para klien ke kami adalah badan sertifikasi seperti apa yang sebaiknya dipilih. Ini wajar mengingat jumlah badan sertifikasi ISO di Indonesia ini menjamur. 

Apa yang dimaksud dengan Badan Sertifikasi ISO

Badan Sertifikasi ISO adalah badan usaha atau perusahaan yang mengeluarkan atau wewenang atau menerbitkan sertifikat ISO dengan ketentuan yang telah dibuat oleh International Organization of Standarization (IOS) yang berkedudukan di Genewa, Swiss. Badan sertifikasi membeli lisensi dari badan akreditasi nasional untuk menerbitkan sertifikat ISO. Setiap negara di dunia yang tergabung dalam IOS memiliki hak untuk mengontrol pengeluaran Sertifikat ISO melalui suatu badan nasional yang memiliki kewenangan mengurusi masalah sertifikasi dan akreditasi. Bila di Indonesia, lembaga ini disebut Komite Akreditasi Nasional (KAN). 

Lalu, Asal Badan Sertifikasi ISO itu dari dalam Negeri atau luar negeri?

Benar, kebanyakan badan sertifikasi ISO di Indonesia berasal dari luar negeri salah satunya adalah seperti TUV, SGS, SAI Global dan masih banyak lagi termasuk IAS Indonesia yang berasal dari luar negeri. 

Lantas Apa perbedaan Badan Sertifikasi ISO dalam negeri dan dari luar negeri

Tidak ada perbedaan sama sekali antara Badan Sertifikasi ISO dalam negeri dan dari luar negeri, semua sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Sertifikasi ISO itu valid dan mendapatkan pengakuan secara nasional maupun internasional. 

Lalu bagaimana memilih Badan Sertifikasi ISO

Memilih badan sertifikasi ISO sama seperti dengan kita memilih universitas atau perguruan tinggi di indonesia. Lalu kenapa begitu banyak alasan dari orang - orang berebut ingin memasuki atau di terima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama seperti Universitas Indonesia, Institur Teknologi Bandung, dan Universitas Gajah Mada? apa ijazah yang yang telah dikeluarkan selain 3 Universitas Negeri atau Perguruan Tinggi Negeri Terbaik dan terfavorit tersebut ini tidak diakui sama sekali juga tidak diterima diperusahaan lain, Tentu jawabannya tidak karena ijazah dari perguruan tinggi mana pun di akui dan di terima selama perguruan tinggi tersebut sah secara hukum apalagi mendapatkan grade A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Yang membedakan adalah soal gengsi dan nama baik. Mungkin perusahaan manapun yang ada di negeri kita Indonesia ini bahkan luar negeri sekalipun tahu betul bagaimana reputasi ketiga Universitas Negeri atau Perguruan Tinggi Negeri Favorit tersebut sehingga banyak perusahaan yang tidak lagi meragukan kualitas lulusan dari Universitas Negeri yang ada di indonesia. Kira kira Seperti itulah contoh atau perumpamaannya dalam memilih Badan Sertifikasi ISO di Indonesia. 
Sebagaimana Universitas Negeri atau Perguruan Tinggi Negeri Favorit, Badan Sertifikasi ISO pun memiliki beberapa tingkatan atau level. Ada yang telah di kenal reputasinya secara internasional ada pula yang baru dikenal dalam lingkup nasional. 

Proses Badan Sertifikasi ISO sebelum menerbitkan sertifikat ISO

Setelah badan usaha atau perusahaan anda telah memenuhi semua persyaratan dalam mendapatkan Sertifikasi ISO Anda di perbolehkan mengajukan ke Certificatio Body (Badan Sertifikasi) yang anda pilih untuk melakukan proses audit sertifikasi. Badan sertifikasi ISO akan melakukan audit ke perusahaan anda terkait kesesuaian perusahaan anda terhadap persyaratan Sistem yang di ajukan. Proses Audit terdiri dari 2 stage. Bila saat diaudit ditemukan temuan yang bersifat fatal (majour), maka perusahaan anda gagal mendapatkan sertifikasi. 
Bila gagal, maka anda akan diminta kembali mengajukan permohonan audit sertifikasi. Lalu anda akan dikenakan biaya lagi untuk proses audit ulang. Jadi, pastikan anda lolos dalam proses audit, bila di perlukan perusahaan Anda bisa menggandeng konsultan ISO yang dapat membantu perusahaan anda memperoleh sertifikasi ISO. 

Badan Sertifikasi ISO Apa yang Cocok untuk Kebutuhan Perusahaan

Berikut kami berikan sedikit gambaran kepada anda sebelum anda memilih Badan Sertifikasi ISO. Pertama Sebaiknya anda lihat dulu kebutuhan Perusahaan anda. Apa lingkup bisnis anda dan siapa calon pelanggan atau pelanggan anda. Akan sangat menentukan badan sertifikasi mana yang sebaiknya anda ambil. Berikut ini beberapa poin penting yang bisa anda pertimbangankan hal apa yang harus anda ambil atau dapat diambil, yaitu : 
  • Apabila perusahaan anda bergerak di bidang jasa Ekspor Impor atau mengekspor produk dan jasa ke luar negeri maka sebaiknya pilih badan sertifikasi yang memiliki reputasi internasional. 
  • Apabila produk anda dipasarkan hanya di dalam negeri maka lihat siapa calon pelanggan dan pelanggan anda. Apabila anda supplier produk dan jasa ke pemerintahan, sangat disarankan mengambil badan sertifikasi yang membeli lisensi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Apabila anda supplier produk dan jasa ke perusahaan internasional yang berkedudukan di Indonesia, maka disarankan pilihlah Badan Sertifikasi yang memiliki reputasi internasional. 
  • Memilih badan sertifikasi yang mempunyai reputasi di dunia Internasional mempunyai atau anda akan mendapatkan konsekuensi dengan biaya sertifikasi yang cenderung lebih MAHAL dibandingkan anda memilih badan sertifikasi ISO biasa, karena apabila anda memilih badan sertifikasi ISO biasa maka anda akan mendapatkan harga yang jauh lebih MURAH dibandingkan dengan badan sertifikasi yang mempunyai reputasi Internasional. 
  • ApaBila sertifikat ISO bagi perusahaan anda hanya untuk sebuah syarat atau persyaratan untuk mengikuti sebuah tender atau syarat dalam memasok barang dan jasa ke perusahaan yang lain maka anda dapat secara bebas memilih Badan Sertifikasi mana saja dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan dan budget perusahaan anda. 
  • Jika memang perusahaan anda mempunyai budget yang besar, maka tidak jadi masalah bila anda memilih badan Sertifikasi ISO yang terakreditasi. Akan tetapi Apabila perusahaan anda tidak memiliki budget yang kecil dan tidak memungkinkan untuk memilih badan Sertifikasi ISO yang terakreditasi, maka kami sarankan kepada anda pilihlah salah satu Badan Sertifikasi ISO biasa atau yang tidak terakreditasi. Karena pada dasarnya Badan Sertifikasi yang Terakreditasi dan Non Akreditasi tetap bisa memenuhi kebutuhan sebagai sebuah syarat dalam memenuhi tender atau administratif memasok barang dan jasa ke perusahaan lain. 

Biaya sertifikasi ISO

Setiap perusahaan yang bergerak di bidang jasa Sertifikasi ISO atau Badan Sertifikasi ISO mereka memiliki standar yang berbeda beda, karena mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut : 
  • Lingkup bisnis sebuah perusahaan atau sebuah organisasi 
Biaya untuk sertifikasi satu perusahaan yang bergerak di bidang tambang atau pertambangan akan cenderung lebih mahal dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi akan cenderung lebih mahal di bandingkan satu perusahaan yang bergerak di bidang distribusi. Jadi intinya adalah apabila perusahaan anda mempunyai proses atau sistem yang rumit dalam bisnis anda, maka biaya yang di keluarkan untuk mendapatkan sebuah sertifikasi ISO akan semakin mahal. 

  • Besarnya Perusahaan atau Organisasi 
Semakin besar organisasi perusahaan anda, maka semakin banyak pula karyawan yang bekerja di perusahaan. maka biaya sertifikasi pun akan semakin besar. Hal ini berhubungan atau sangat erat kaitannya dengan jumlah hari kerja atau mandays yang bisa jadi bertambah seiring dengan besarnya perusahaan atau organisasi anda. 

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments:

Post a Comment